BREAKING NEWS
Showing posts with label gereja. Show all posts
Showing posts with label gereja. Show all posts

Thursday, April 2, 2015

Doa Bersama Menjelang Ujian -PELKAT PT & GP-



Happy Good Friday


Hallo GPers Apa kabar ? Luar Biasa Fantastis Yes Yes Yes * Prok3x
Hahaahahahah

Sungguh Sukacita yah Rekan-rekan kita berjumpa lagi,.. Sebagai pemberitahuan bahwa malam ini ditiadakan Ibadah GP Gabungan di GPIB Pancaran Kasih, Depok. Akan di ganti dengan Doa bersama Menjelang UJIAN ( Baik UN, UAS, UTS, Sidang Skripsi, Dikantor, atau Ujian Apapun yg teman2 hadapi dalam Aktivitas) Mari reka-rekan datang kita Berdoa dan Mendoakan bersama dengan teman2  PELKAT PT di Ruang Muger GPIB Pancaran Kasih Depok Hari ini Sabtu, 4 April 2015 jam 19.00 WIB,.. Ajak serta datang yah rekan-rekan.. Gbu all

Saturday, August 16, 2014

Classic Hymne Band




Clasic Hymne salah satu band pemuda-pemudi dari GPIB Marantha Bandung yang mengisi acara saat ibadah perayaan HUT GP di Bandung, kemarin.

Usut punya usut, ternyata nama band Clasic Hymne tersebut memiliki arti khusus, loh. Dari kata Clasic yang artinya terbaik dan Hymne yang artinya puji-pujian yang terbaik untuk Tuhan, jadi Clasic Hymne itu artinya memberikan puji-pujian yang terbaik untuk Tuhan.

Clasic Hymne itu sendiri berdiri tahun 2009, yang awalnya tergabung dalam pemuda GPIB Maranatha Bandung kemudian dalam tim ibadah musik GP, dalam ibadah gabungan hingga di setiap ibadah natal dank arena sudah menyatu maka terbentuklah Clasic Hymne. Clasic Hymne juga memiliki jadwal satu bulan sekali untuk melayani di GPIB Maranatha itu sendiri serta ada beberapa program dari Clasic Hymne untuk melayani di GPIB lain maupun gereja lain bukan hanya GPIB saja.

Selain itu, ternyata pemuda-pemudi sejumlah tujuh personil yang tergabung dalam Clasic Hymne telah memiliki dasar dalam bernyanyi seperti mengikuti paduan suara maupun Vocal Group.

Clasic Hymne juga sudah pernah melakukan konser sebanyak tiga kali yang biasanya dilaksanakan dua tahun sekali sebagai barometer untuk kedepannya, walaupun sampai saat ini Clasis Hymne belum mengeluarkan album, masih berupa lagu single.

Nah, untuk teman-teman juga bisa mengambil bagian di dalam pelayanan dalam bernyanyi atau juga band seperti Clasic Hymne, tentunya teman-teman harus kompak, kontinu, dan konsisten dan mau saling berbagi. Jadi dalam band perlu sehati satu dengan yang lain dan hal ini prosesnya tidak cepat.


Ibadah KPI HUT Ke-69 GP GPIB


Selamat ulang tahun untuk seluruh Gerakan Pemuda GPIB! Kali ini di umur ke-64 GP GPIB diadakan ibadah dan perayaan di Jawa Barat, loh! Ya, tepatnya di Bandung.

Ibadah dan perayaan HUT ke-64 GP GPIB ini diketuai oleh salah seorang pemuda dari GPIB Immanuel di Cimahi yang bernama Yohanes Destian Philippus. Ibadah dan perayaan tersebut tentunya memiliki makna tersendiri yang boleh kita nikmati bersama sebagai pemuda-pemudi Tuhan, dalam HUT ke-64 tersebut tentunya begitu banyak pergumulan dan rintangan yang dihadapi oleh panitia, namun dibalik sejumlah rintangan itu, dalam ibadah HUT GP tersebut tentunya ingin untuk berbagi kebersamaan, inspirasi, dan semangat supaya teman-teman GP yang hadir dalam ibadah HUT GP terebut dapat bekerja maksimal dalam setiap pelayanan ke Tuhan.

Dalam ibadah perayaan tersebut tentunya diramaikan oleh anak-anak Tuhan dengan talenta bernyanyi dan menari yang mereka miliki. Ada Gaby sang Indonesian Idol yang berasal dari GPIB Sejahtera Bandung, Clasic Hymne dari GPIB Marantha Bandung, dan juga ada tarian dari GPIB Sejahtera Bandung.

Tentunya di dalam perjalanan GP GPIB hingga ke-64 ini telah melewati berbagai rintangan yang ada, namun begitu nama GP tidak boleh konstan karena itu tandanya tidak ada pergerakan dari GP, jadi GP harus tetap berkembang walaupun terkadang pasang surut, itu hal yang wajar. Tapi semangat pemuda kita tidak boleh menurun, semangat harus terus menaik.

Ibadah perayaan HUT GP GPIB ke-64 ini memiliki subtema SHOW UP, GET UP, AND NEVER GIVE UP yang memiliki makna sangat berarti sebagai pemuda-pemudi Tuhan. GET UP artinya terus bangkit dan menyadari akan kapasitas yang Tuhan berikan kepada para pemuda GP, kemudian berhubungan dengan kata SHOW UP yang artinya ketika sudah menyadari tentang diri kita dan mengetahui kapasitas yang Tuhan kasih, berarti kita harus berbuat maka kita perbuatlah dan NEVER GIVE UP yaitu kita harus bertahan dan berbuat untuk melayani Tuhan. (bw)




Thursday, August 7, 2014

Acara HUT GP GPIB 64 Tahun



Hai rekan rekan GP, mari ikut serta dalam acara HUT Gerakan Pemuda GPIB ke-64. Tanggal 9 Agustus 2014 yang diawali oleh kegiatan Pembinaan pukul 08.00 dan diakhiri dengan kegiatan Kebaktian Penyegaran Iman pukul 17.30-Selesai

CROSS - GP GPIB Petra Bogor


Ada acara seru nih bro n sis, teman-teman dari  Gerakan Pemuda GPIB Petra Bogor bikin acara mengenai Bahaya Rokok yang nantinya ada dialog interaktif . Tujuan acara ini  untuk menyadarkan generasi muda tentang bahaya-bahaya rokok. Acara ini diberi nama Cigarette Ruins Our Soundness (CROSS) akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Agustus 2014 pukul 14.00. di Gedung Gereja GPIB Petra Bogor.

Pembicara-pembicara yang hadir pada saat Dialog Interaktif adalah, Edison Siahaan (Penderita Kanker Pita Suara), Arist Merdeka Sirait (Ketua Komnas Perlindungan Anak), dan yang ditunggu sama para wanita-wanita, si cowo ganteng yang punya badan bagus Kevin Hendrawan (L-men Of the year 2014). 

Selain dialog interaktif akan ada juga hiburan-hiburan lain yang ngga kalah seru nih, seperti penampilan dari Stand Up Indo Bogor sama artis yang udah terkenal dikalangan GPIB yaitu teman-teman dari RPC and Friend.

Buat kalian yang mau dateng cukup bayar  HTM: 10.000 rupiah aja, trus reservasi melalui nomor yang tertera di Poster atau bisa beli On The Spot pas acara berlangsung.

Tuesday, July 29, 2014

Workshop Photography Kedua


Pankas, Depok -  Fotografi   sudah menjadi bagian yang cukup penting dalam kehidupan anak muda serta masyarakat pada umumnya. Tidak dapat dipungkiri juga bahwa anak muda  bahkan orang tua sekarang gemar memotret atau dipotret, baik menggunakan kamera ataupun telepon genggam yang dilengkapi dengan fasilitas kamera. Begitupun yang terjadi di Gereja, banyak jemaat sekarang suka sekali membawa-bawa kamera dalam setiap acara gereja atau bahkan foto-foto disaat ibadah menggunakan handphone. Melihat gejala tersebut, maka dapat diketahui bahwa apresiasi dan minat anak muda serta jemaat gereja terhadap dunia fotografi pada dasarnya sangat tinggi, bahkan dapat dinyatakan bahwa fotografi sudah menjadi sebuah kebutuhan, berdampingan dengan kebutuhan hidup yang lain.

Berdasarkan beberapa hal yang terjadi diatas,  GP Pankas kembali membuat Workshop Photography yang ke dua kalinya, dengan  mengangkat  tema mengenai "Teknik Memaksimalkan Kamera"  sebagai  tingkat lanjutan dari workshop terdahulu.
 
Workshop yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Juli 2014 kemarin ini membahas beberapa hal mengenai fungsi-fungsi didalam kamera, baik itu kamera DSLR, Digital Pocket, ataupun Smartphone. Teknik Freezing, Slow Speed, High Speed, Levitation dan Panning adalah beberapa hal yang di ajarkan dalam workshop kali ini.


Acara yang di hadiri oleh  beberapa teman-teman GP Pankas serta peserta Katekisasi angkatan 2014 dan juga ada perwakilan dari Pelkat PKP yang hadir. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan merangkul pemuda-pemudi GPIB Pancaran Kasih  Depok yang menyukai fotografi.

Kegiatan yang juga merupakan bagian dari rangkaian dari HUT GP GPIB Ke - 64 ini awali dengan Sambutan dan Doa pembukaan dari Pengurus GP Pankas, lalu dilanjutkan pembahasan materi yang di sampaikan oleh Yolanda M. Nenohay. Pembahasan materi di sesi pertama mengenai dasar-dasar fotografi, "hal ini perlu kembali dibahas karena peserta harus benar-benar paham mengenai dasar fotografi serta fungsi kamera" ujar Yolanda yang pernah sekolah di Darwis Triadi Photography.


Menurut Andri selaku kordinator acara ini, pengurus GP GPIB Pancaran Kasih ingin sekali kegiatan ini bisa terus berlanjut dan kerinduan kami juga ingin membuat kelas fotografi yang bisa diadakan setiap minggu atau dua minggu sekali di Pankas, sehingga ketika Geraja membutuhkan dokumentasi rekan-rekan yang ikut dalam kegiatan ini dapat menjadi fotografer dalam acara tersebut, contohnya foto dalam Ibadah Sakramen Baptisan Kudus, Ibadah Peneguhan SIDI, atau Ibadah Pelayanan yang membutuhkan dokumentasi.



Workshop Photography kali ini ternyata cukup menarik bagi peminat fotografi dari berbagai macam kalangan. Memang tidak begitu banyak yang membawa kamera DSLR ataupun kamera saku. Tapi semua itu bukanlah halangan. Karena workshop kali ini, membuka kesempatan bagi siapa saja yang menyukai fotografi dan ingin mempelajari dunia fotografi. Tanpa memandang kamera apa yang di pergunakan. Peserta juga terlihat bersemangat saat mempelajari hal baru seperti teknik membuat foto freezing, motion, levitation dan panning, kata Yolanda.

Bagi kalian yang kemarin ngga bisa hadir, mari sama-sama mendoakan agar pengurus GP Pankas bisa membuat kelas fotografi berikutnya.



Penulis : BW | Foto: Dok. Workshop

Thursday, July 24, 2014

GP Pankas Gelar Safety Riding 2


BnB – Depok. Gerakan Pemuda Pancaran Kasih (GP Pankas) Depok bekerjasama dengan komunitas motor Pankas BnB kembali melaksanakan kegiatan “Pelatihan Kesadaran Berkendara” ( Safety Riding Course ) yang Ke 3 kalinya. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 19 Juli 2014 di gedung serbaguna GPIB Pancaran Kasih Depok ini, diikuti oleh teman-teman GP Pankas dan beberapa perwakilan Pelkat-pelkat GPIB Pankas.

Kegiatan yang sekaligus menjadi pembuka rangkaian acara HUT Gerakan Pemuda GPIB yang ke 64 tahun ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara sepeda motor serta berkendara yang aman kepada anggota GP serta Jemaat Pancaran Kasih pada umumnya.
Hadir dalam acara tersebut Bro Alva Hutabarat, Bro Chandra Yan Andrea dan Bro Ariel Jones dari Komunitas motor Pankas BnB sebagai pembicara baik dalam materi ataupun dalam sesi tanya-jawab mengenai keselamatan berkendara. Acara ini juga terasa lengkap dengan hadirnya juga para pengurus GP Pankas dan Ibu Pendeta Merry Gimon.

Rangkaian acara diawali dengan doa dan kata sambutan oleh Ketua GP Pankas Minar Marpaung. Setelah itu, dilanjutkan materi mengenai Safety Riding oleh para pembicara dan berikutnya ada sesi tanya-jawab seputar kendaraan bermotor. Terakhir, acara ini ditutup dengan beberapa praktek Safety Riding yang sudah disiapkan oleh teman-teman panitia di halaman depan Gedung GPIB Pankas dan dipimpin oleh Bro Alva Hutabarat.

Acara ini dilatarbelakangi karena kurangnya kesadaran Gerakan Pemuda dan Jemaat GPIB Pankas terhadap keselematan dalam berkendara motor, Menurut Bro Eben (Ketua Pankas BnB) banyak jemaat GPIB Pankas baik pemuda ataupun orang tua yang menggunakan sepeda motor namun tidak menggunakan Helm ataupun kurangnya kesadaran dalam mematuhi peraturan lalu lintas / undang-undang.

“ Kami berharap melalui acara ini teman-teman GP Pankas dan Jemaat GPIB Pankas bisa menjadi pelopor keselamatan berkendara, minimal jika menggunakan sepeda motor pakai helm. Karena keselamatan berkendara itu harus kita mulai dari diri sendiri”,Ujar Minar Marpaung. (aj)

Sunday, July 20, 2014

Ibadah Kreatif Pankas dan Filadelfia


Pankas, Depok -  Dalam rangka memeriahkan HUT Pelkat GP GPIB yang ke-64, tentunya ada banyak sekali ide kreatif dari tiap Pelkat GP GPIB yang beranekaragam dan berbeda satu sama lain.

Kemarin Sabtu, 19 Juli 2014 selain Pelatihan Safety Riding, Pelkat  GP Pankas juga mengadakan Ibadah kreatif bersama dengan Pelkat GP GPIB Filadelfia di Gedung GPIB Pancaran Kasih, Depok. 

Ibadah gabungan pemuda yang dilakukan oleh kedua gereja GPIB ini selain  merayakan HUT ke-64 GP GPIB, juga ingin mengajak teman-teman GP yang  biasanya hanya berinteraksi dengan teman se-gereja, kali ini mereka bisa berinteaksi  dengan  dari berbeda GPIB untuk saling   mengenall perbedaan dan karakter dari tiap GP GPIB.

Seperti telah diulas di atas, dalam merayakan HUT GP GPIB ke-64 ini, GP GPIB Filadelfia ternyata memiliki cara tersendiri dalam merayakannya. Selain mengadakan ibadah bersama dengan GP GPIB Pancaran Kasih, mereka juga mengadakan kunjungan Pelkes ke daereah Lampung tepat di bulan Oktober yang akan datang selain itu, mereka juga melaksanakan kegiatan olahraga gerak jalan bersama sekaligus merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus yang akan datang seperti yang di katakan oleh Donald, selaku ketua GP GPIB Filadelfia.

Setelah melaksanakan ibadah bersama, teman-teman GP Filadelfia dan GP Pankas menyelesaikan kebersamaan ini dengan pertandingan futsal persahabatan. Walaupun hari sudah mulai gelap namun hal tersebut tidak mematahkan semangat kedua tim, semoga kebersamaan ini akan terus berlanjut dalam setiap kegiatan-kegiatan lainnya. (bw/bc)




Tuesday, July 15, 2014

Pesan HUT 64 Tahun Pelkat GP GPIB


PERSOALAN DAN TANTANGAN TERATASILAH OLEH HIKMAT DARI TUHAN



Kepada yang kami hormati, 
Pelayan Firman Tuhan
Kepada yang kami hormati, 
para Diaken dan Penatua
Kepada yang kami hormati, 
para orang tua sekalian

Kepada yang kami banggakan, segenap Anggota dan Pengurus Gerakan Pemuda









Salam Damai Sejahtera buat kita semua,


Di tengah-tengah permasalahan kehidupan yang ada di keluarga, masyarakat, gereja, bangsa & negara sampai global, mari sama-sama kita melihat, profil seperti apakah yang diharapkan berkembang di usia 18 – 35 tahun?

Memiliki Benteng iman yang kokoh, Berbelarasa, Dinamis, Terus Menerus Diperbaharui, Kader Keluarga, Gereja dan Masyarakat.

§  Benteng Iman
Bicara tentang ‘benteng’ berarti bicara tentang pertahanan. Bicara tentang pertahanan berarti bicara kekuatan. Kekuatan terhadap apa? Terhadap ancaman yang berada di luar benteng. Dapat menghancurkan apa saja yang berada di dalam benteng. Termasuk jati diri kita.
“Apa jati diri kita?” Kalau ada pertanyaan semacam itu, maka layak dipertanyakan kembali apa yang engkau ucapkan pada saat peneguhan sidi. Jelas, jati diri ini cerminan Yesus Kristus yang telah mati di kayu salib menebus dosa setiap manusia, dikuburkan dan bangkit kembali pada hari ketiga mengalahkan maut untuk keselamatan kita.
Kita harus mempertanggungjawabkan keselamatan itu kepada diri kita sendiri, keluarga, gereja, masyarakat, lingkungan hidup dan Allah Bapa tentunya.
Jadi, jati diri kita adalah manusia yang bersyukur atas perolehan keselamatan dengan menghadirkan kerajaan Allah di muka bumi.
Jati diri Pemuda dapat hancur seketika atau lambat, apabila tanpa benteng pertahanan yang kokoh. Benteng pertahanan yang kokoh berupa keimanan akan kebenaran mutlak jati diri tersebut walau apapun yang terjadi di luar. Tidak dapat ditawar dengan apapun sehingga jati diri itu tidak hancur.
Dibutuhkan kedekatan dengan Allah Putra yaitu Yesus Kristus, keintiman dengan Allah Roh yaitu Roh Kudus dan keilahian akan Allah Bapa yaitu Bapa di surga. Hingga kita bisa memperkuat Benteng iman ini melalui kecerdasan spiritual.

  • Berbela Rasa
Iman tanpa perbuatan seperti omong kosong. Kalau banyak bicara tentang keimanan tanpa perbuatan, maka sebutan tong kosong nyaring bunyinya sangat tepat bagi orang yang demikian. Insan Pemuda tidak hanya mampu berakar kuat, tapi juga mampu bersayap untuk terbang sejauh mungkin. Jati diri / prinsip / filosofi keTuhanan / teologi kita bukan hanya untuk kita. Keselamatan itu bukan untuk kita saja. Keselamatan itu harus kita pertanggungjawabkan dengan rasa syukur dan berbela rasa dengan sesama. 
Hanya saja kita jangan sampai ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu yang tidak tulus.
Ingat saja yang tertulis pada Matius 10:16 yaitu “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” Untuk itulah, guna meningkatkan kecerdasan spiritual, maka kecerdasan sosial kita juga harus dipertajam.
  • Dinamis
Dunia ini terus berputar mengiring kehidupan yang berbeda dari jaman ke jaman sampai sekarang ini. Perubahan demi perubahan selalu terjadi sebagai hasil pemikiran manusia yang melahirkan budaya atas keadaan di sekitarnya. Sepertinya tidak ada yang abadi kecuali ketidakabadian itu sendiri. Apa yang dihadapi oleh para murid Yesus, jemaat mula-mula dengan orang Kristen sekarang berbeda. Tantangan Pemuda tahun 1970-an dengan pemuda angkatan 2010-an berbeda. Dibutuhkan suatu gerakan yang tidak terjebak dalam rutinitas belaka.
Ketanggapan dan menciptakan peluang merupakan langkah awal dari sebuah kedinamisan.
Tidak mungkin Gerakan Pemuda GPIB yang lahir pada 15 Juli 1950 itu tetap ada sampai sekarang kalau tidak ada kedinamikaan dari setiap insannya sebagai ungkapan syukur atas keselamatan Allah Bapa.

  • Terus Menerus Diperbaharui
Insan Pemuda pada hakikatnya juga manusia. Tidak ada manusia yang sempurna. Di tengah-tengah kedinamikaannya, dapat saja jatuh.
Jati dirinya hilang. Kepekaan dan kekritisan memudar. Yang dulu dinamis, kini melambat. Yang statis, semakin tenggelam bahkan terlindas jaman.
Biarkan diri kita diam sejenak untuk melihat kembali hakikat keberadaan kita yang sebenar-sebenarnya. Yaitu orang yang telah memperoleh keselamatan dan harus mempertanggungjawabkan keselamatan tersebut bagi kemuliaan Allah Bapa. Biarkan diri kita untuk terus diperbaharui. Agar kita dapat “sehat” kembali.

  • Kader Keluarga Gereja & Masyarakat
Pada saatnya, tanpa disadari, melalui orang-orang terdekat, Tuhan telah mempersiapkan kita untuk terus menerus menghadirkan Kerajaan Allah di muka bumi. Mulai dari yang terkecil, diri kita sendiri, keluarga, gereja dan bukannya tidak mungkin juga di masyarakat bahkan dunia. Kita menjadi kader Kristus sampai kita kembali menghadap kepadaNya. Allah Bapa mendapati kita tetap setia.

Bersama Sang Pemuda Agung Yesus Kristus kita berupaya untuk semua itu di tengah-tengah keberadaan kita dan permasalahan kehidupan. Jangan berhenti, jangan goyah! Persoalan dan tantangan teratasilah oleh hikmat dari Tuhan.

Selamat ulang tahun yang ke-64!
Dirgahayu Gerakan Pemuda GPIB!
Tuhan memberkati gerak pelayanan kita bersama!


Jabat hangat
Dewan Gerakan Pemuda 2010 – 2015
Eden, Erino, Cynthia, Vivianita, Renzi, Irene, Rudolf, Daniel



 
Copyright © 2014 GP Pancaran Kasih Depok